Dan langit dan angin
Dan langit dan hujan
Dan langit dan awan
kuberikan seluruhnya
dengan mati-ku
dengan hidup-ku
kepadamu yang menahan jejak-jejak perasaan
di dalam tiap nafas dingin dan basah
Kubiarkan saja semua berserakan
biar semua bisa lihat
tentang puing-puimg yang telah hancur
dan takkan bisa lagi
Kau satukan
Kau susun ulang
Thursday, 10 September 2009
Galau
Posted by Maria Franciska at 00:10 0 comments
Saturday, 5 September 2009
Quote Of the Day
Semua sakit dan derita takkan ada lagi rasanya,
ketika kau berdoa dan percaya, meski kepalamu di belah dua
Posted by Maria Franciska at 05:57 0 comments
Friday, 7 August 2009
serapan pemikiran baru
dengan apa yang telah kupelajari
kudapat selama ini di bangk sekolah
aku tersadar akan satu hal yang penting
dan aku merasa sangat bersyukur
dngan apa yang selalu guru bhs.indonesiaku bawa ke ruang kelas
masalah-masalah kehidupan di sekitarku
mengapa bangsaku tak bisa berdiri tegak
mengapa aku kesulitan bernafas di tanah pertiwiku sendiri
dan mengapa aku binggung dengan apa yang sedang aku jalani
aku tidak hanya semata-mata belajar tentang materi sekolah
aku belajar tentang bagaimana kuamalkan nilai-nilai yang kupelajari
bahwa ternyata peran guru sangatlah penting
dan aku merasa akuharus terus bangkit dari masa lalu
dan siap menghadapi persaingan di depanku, bahkan di sampingku
Posted by Maria Franciska at 03:54 0 comments
secarik pesan untuk sang merak
jika yang bisa bicara sudah tenggelam
jika yang bisa mendengar masih kebingungan
maka takkan ada lagi tanda kebenaran
tapi ditnggalkannya lembar-lembar masa silam
yang masih hangat di kecup sampai sekarang
jadi biar ia tenggelam dalam badai kehidupan
rusak dalam mata-mata tak bertanggung jawab
tapi yang mendengar tetap punya telinga
tapi yang bisa melihat masih bisa membaca
terimakasih, merak jantan yang indah ..
(postingan terbaru ini, saya dedikasikan untuk seorang penyair yang benar2 membuat saya merasa kaget, malu, dan lebih bersemangat karena puisinya yang dipersembahkan oleh guru bhs. indonesia saya)
Posted by Maria Franciska at 03:44 0 comments
Wednesday, 17 June 2009
kita .
kulihat samar-samar bayangmu
ku coba lihat lebih jauh lagi
dan bola mata ini pun tak sanggup melihat lebih jauh
tentang jejak-jejak manis yang lapuk di telan oleh waktu
tetang habisnya kata-kata yang tercipta dalam kesunyian luka dan air mata
aku cuma manusia biasa
yang bisa saja pura-pura percaya
yang bisa saja pura-pura bahagia
yang juga bisa saja pura-pura mencintai dirimu
sekarang biar ku katakan kepadamu
bahwa aku sama sekali tak mengerti apa artinya rasa ini
yang membuatku jungkir balik menyanjungmu
yang membuatku merasakan perihnya air mata dan manisnya jatuh cinta
aku mau kau tau semuanya tentang rasa yang dulu pernah kau torehkan dalam kehidupanku
jangan persalahkan aku, jangan persalahkan satupun
jika aku bisa memilih
maka aku pun ingin sekali menjadi manusia
yang bisa menikmati tiap kesenduan matamu berulang-ulang
mengengam jemari tanganmu dengan kehangatan luar biasa di dalam dada
melihat bahagiamu di tiap jejak nafas kita berdua
dan berakhir dengan kepercayaan tanpa batas ruang dan waktu
aku tak bisa membuat luka itu hilang
karena aku cuma manusia yang juga mau bahagia
bukan bidadari khayangan yang punya kuasa
tentang bagaimana warna pelangi dapat tertoreh di matamu
dan mengapa tak bisa kuhentikan air mata yang megalir dari lukamu
aku mohon kau tau
tentang aku yang juga kesulitan berdiri tanpa bayangmu.
jadi jangan fikir hanya kau yang bisa menagis tanpa alasan
jangan fikir deritamu-lah yang paling perih di dunia ini
semua orang memilikinya..
semua orang memiliki derita yang berbeda
manis yang berbeda
dan kau harus tau bahwa kita berdua sama
tak ada yang lebih menderita
kita bernafas dengan langit yang sama.
dan biarkan sekarang kita berdua lepas terbang bebas
perlahan mengobati rasa sakit
berjalan sendiri-sendiri
dan mencoba melihat lebih jauh ke depan
tentang perjuangan kita masing-masing..
Posted by Maria Franciska at 01:28 0 comments
